Guys...kali ini saya mau cerita tentang pengalaman saya  saat ikut BAITUL  ARQAM(SOBRON) ato yg lebih sering disebut oleh teman2 dg sebutan PENJARA SUCI..wkwkwk penjara suci...
tapi ada juga sich yg menamainya NERAKA SUCI..hehhe
Kenapa  kami-kami menamainya PENJARA SUCIlah,NERAKA SUCIlah ato apolah..karena kami Terkurung 4 hari 3 malam, tanpa handphone, internet, tv,apolagi yg merokok dan tambah apolagi yang punya cewek...BEEEEHHHH sepertinya bakal jadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian besar dari kita.hehhehe Terlebih saya dan teman-teman kampus saya yang sudah 2 semester ini bertemu dengan moment yang indah tak terlupakan itu. Pondok Sobron, Pondok yang sangat teristimewa. Sederhana memang, tapi dari kesederhanaan itulah yang menunculkan kesan keistimewaan yang teramat sangar!! hohohooh 
Tapi ada untungnya juga sichh...karena pas kegiatan SOBRON jilid II berlangsung,saya baru putus sama cewek saya....setidaknya bisa menghilangkan rasa kegalauan walau hanya sesaat..hhhee


sebelumnya sorry Guys kalo yg baca pada gk tau..soalnya acara ini hanya ada di kampus-kampus Muhammadiyah...khususnya di Universitas Muhammadiyah Surakarta...kampus kebanggaanku.bukan (KU) tapi KAMI.hehhe
SEDIKIT INFORMASI...harap dibaca baik-baik..hehhe
mahasiswa,pelajar,pondok,santri,ums,pendidikan,agama,informasi,cerita,
Pondok Sobron adalah tempat dimana kita, mahasiswa UMS menuntut ilmu mata kuliah Islamic Studies. Dan ini wajib! Nama formalnya adalah 'Baitul Arqam', dan nama bekennya adalah 'Sobron' karena lebih simpel, pendek dan menjelaskan arti dari keseluruhan. Sebelumya, Sobron sendiri adalah mata kuliah yang pertemuannya tatap muka di kelas seperti mata kuliah yang lain, dan dalam perkembangannya, Baitul Arqam menjelma menjadi pendidikan di Pondok selama 4 hari 3 malam.
Pada intinya tetep kuliah, tapi pindah tempat. Kita di kelas juga terima pelajaran gitu, tentang agama Islam tentunyaa. Penyelenggara Baitul Arqam/Sobron adalah LPID (Lembaga Pengembangan Ilmu-ilmu Dasar), ketika di Pondok Sobron, semua tanggung jawab ada pada Imam. Dan ada Co. Imam yang bertugas membantu Imam (ustad Furqon)...Ustad yang paling assekk(TU SATU)hhehe.kalo yg ikut SOBRON pasti pada tau..ehhehe  Dan ketika di kelas, kita diajar oleh para fasilitator yang bertugas memberi ilmu dan menilai ketika kita di kelas. Biasanya para fasilitator terdiri dari 3 orang. 1 laki-laki, 2 perempuan. Oiya, karena keterbatasan penyelenggaran Baitul Arqam, maka dibuat kloter/gelombang. Ketika saya kemaren masuk di kloter 12. Kemudian lanjut ke kloter berikutnya. Dibedakan menjadi 5 Asrama, dan 4 kelas.itu kalo mahasiswanya banyak..

Adapun susunan acara..jiahhh susunan acara,kayak apo bae...hehhe ketika kami di Pondok Sobron..
  • Sholat Tahajud
  • Sholat Subuh
  • Tadarus
  • Olah Raga
  • Makan Pagi
  • MCK
  • Kuliah
  • Ishoma
  • Kuliah
  • Sholat Ashar
  • Kuliah
  • MCK
  • Sholat Maghrib
  • Makan malam
  • Sholat Isya'
  • Materi (lagi)
  • Tidur (pukul 21.00)
Terbaca sangat padat sekali bukan?? Dan yahhh,,emang padat,pake beudtzz(bahasa alay) heheh. Bisa dibayangin jam 9 malem baru menjamah kasur, bercinta bentar ama kasur,
CATATAN:Kasurnya behhh...PESINGGGG plus banyak PETA-nya Guys..haddewwhh dan kami dibangunin lagi buat Sholat Tahajud.tepat jam 03.00 WIB..bayangin Guys jam TIGA.dimana biasanya kami-kami mahasiswa lagi enak-enaknya berkecimpung didunia mimpi..hehhehe
 Begitulah setiap harinya.selama 4 hari 3 malam.. Tak ada pilihan lain, kita yang kadang mengantuk berat pas ada materi di kelas curi-curi kesempatan buat molor. Sebelum akhirnya kita dibangungin ama temen atau bahkan fasilitator. Rugi banget kalo itu kejadian, tapi ya mau gimana lagi? kita ngantuk.. hohohooh

Ada yang sangat lucu, ketika sholat Tahajud banyak kawan-kawan dari kami yang waktu sujud nggak bangun-bangun. Masih nempeeeeel jidatnya di Sajadah. heheh ...ya bisa dimaklumi laah. Saya dulunya pas Baitul Arqam 1 juga ngantuk banget, sampe2 Sholat Tahajud sambil merem..hehehe


Itulah kehebatan Sobron. Di awal-awal kami  sangat malas untuk mengikuti acara wajib ini. Tapi ini sudah sebuah peraturan. Tanpa ada sertifikat ini dari LPID, besuknya bakal gak ada nilai Islamic Studies, dan artinya nggak bisa Skripsi.
Wooyyy lupa..peraturan-peraturan diatas adalah peraturan  yang paling keras di galakkan. Sudah banyak korban dari  peraturan tersebut yang mengharuskan teman-teman saya pulang lebih cepat,ato yang lebih tepatnya  diPULANGkan!! Ingat diPULANGkan... Amat sangat disayangkan kita tidak bisa menikmati masa Sobron ini tdengan teman-teman yang lengkap..huhuhuhu

Dan saat-saat kepulangan-lah yang sangat kami  nanti-nanti, 4 hari nggak megang hape akhirnya megang juga.tut tut tut 27 misscall (itu NIM saya..hehhe),1993 SMS(itu tahun lahir saya..hhehe)dan 77 BBM(itu tanggal bulan lahir saya..hheh) Dan akhirnya melihat keindah dunia,hehhe... bosan juga tiap waktu mendengar suara deru mesin kereta api. (karena Pondok Sobron dekat pintu perlintasan kereta api, Makam Haji).
Sungguh menggalaukan di awal, dan berakhir kebahagiaan. Semua harus dijalani. Sesungguhnya sesuatu yang mungkin kurang menyenangkan itu menyimpan keasyikan. Tinggal kita yang menyikapinya. #agak wibawa dikit..hhehe

Sepulang dari Sobron, serasa terlahir kembali. Hati tuh ayem tentrem kaya abis bayar utang berjuta-juta. Ada baiknya kalau sepulang Sobron ini, untuk lebih rajin sholat, puasa, sholat malam. hhehe
Amiin...

Sekian dari saya..apabila ada kesalahan mohon untuk dimaafkan,karena SEMPURNA hanya milik ANDRA AND THE BACKBOND(sorryy kalo salah,karena saya gk suka musik)..dan KESEMPURNAAN hanya milik ALLAH SWT..hehe

Saya dan Cerita Sobron


Comments
Share
Related


6 comments:

  1. wah calon penghuni surga nih

    ReplyDelete
  2. @RYNEM
    Aamiin..
    mumpung masih muda bayak beramal..heheh
    #BETULL

    ReplyDelete
  3. kegiatan gak ada manfaatnya sebenernya. cman penyiksaan mahasiswa. seharusnya dihapus kegiatan ini. pas angkatan gw dulu sepulang sobron banyak yg sakit, bahkan ada 2 temen yg opnam karena tubuhnya ngedrop, entah krn kurang istirahat/tempatnya yg kurang bersih

    ReplyDelete

Designed By Seo Blogger Templates